Candi Kalasan

Candi Kalasan

  • Post author:
  • Post category:Travel

Candi Kalasan disebut sebagai kuil pemujaan untuk Dewi Tara yang melambangkan kemerdekaan jiwa. Hal tersebut terlihat dari dinding luar candi tersebut. Raja Rakai Panangkaran yang adalah raja di dinasti Syailendra disebut yang membuat konsep Candi Kalasan dan Candi Borobudur.

Lalu, seperti apa sih hal menarik dan asal usul unik dari Candi Kalasan ini? Penjelasannya dapat Anda temukan sebagai berikut.

Asal Usul dan Sejarah Unik Candi Kalasan

Meski candi ini adalah candi Buddha, namun nuansa Hindu juga terasa kental dari relief dan corak Candi Kalasan. Penemuan prasasti Kalasan yang ditemukan tak jauh dari lokasi candi menjelaskan sejarah lengkap pembangunan candi tersebut.

Prasasti tersebut ditulis dengan bahasa Sansekerta dan huruf pranagari yang menyebut bahwa pembangunan Candi Kalasan bermula dari nasihat pemuka agama di zaman tersebut.

Dalam prasasti disebutkan bahwa Raja Panangkaran diminta untuk membangun sebuah tempat pemujaan suci bagi Dewi Tara sekaligus biara untuk pendeta Buddha.  Melalui tulisan dalam prasasti, disebutkan juga bahwa bangunan Candi untuk memuja Dewi Tara tersebut didirikan dari tahun 778-850 Masehi.

Pada waktu yang bersamaan, wilayah utara Jawa Tengah saat itu dikuasai oleh Raja Wangsa Sanjaya yang memeluk agama Hindu. Sedangkan di kawasan selatan tengah dipimpin oleh raja dari wangsa Syailendera yang beragama Buddha.

Meski ada perbedaan, nyatanya wangsa Sanjaya dan wangsa Syailendra kemudian dapat menyatukan kekerabatan dalam sebuah perkawinan antara Rakai Pikatan dan Pramowardhani.

Alasan desa Kalasan menjadi lokasi kuil suci untuk pemujaan Dewi Tara adalah karena permintaan pendeta Buddha. Candi Kalasan menjadi salah satu bukti nyata kerukunan umat beragama sejak masa lampau. Hal tersebut disimpulkan dari ukiran dan corak yang terlihat dari bangunan candi.

Hadirnya Candi Kalasan juga telah menginspirasi banyak pihak. Tahukah Anda? Bahwa ada seorang Buddhis India yang bernama Atisha Shrijnana Dipankara yang kemudian menyebarkan ajaran Buddha di Tibet setelah mengunjungi Borobudur dan situs Candi Kalasan?

Lihat juga tempat wisata favorit lainnya di Yogyakarta: Sumur Gumuling Tamansari

Lokasi Bangunan Bersejarah Candi Kalasan

Untuk bisa menjangkau situs Candi Kalasan sangatlah mudah. Apalagi jika Anda sudah mengagendakan untuk plesir ke Candi Borobudur. Untuk rute tercepat, Anda bisa gunakan peta di ponsel pintar Anda. Sebab situasi dan kondisi saat Anda datang berlibur bisa saja berbeda.

Namun untuk alamat lengkap Candi Kalasan berada di Jalan Raya Yogya – Solo, Suryatmajan, Danurejan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jalan dan akses yang mudah membuat lokasi situs bersejarah ini selalu ramai dikunjungi.

Gunakan jasa transportasi rental mobil murah lepas kunci yang ada di Jogja, sehingga perjalanan Anda bersama keluarga lebih leluasa.

Kegiatan Seru yang Dapat Anda Lakukan

Tentu Anda tidak sabar untuk segera menikmati agenda plesir Anda di Candi Kalasan. Nah, inspirasi kegiatan seru ini bisa Anda ikuti saat mampir ke Candi Kalasan.

Menambah Wawasan

Datang ke situs sejarah tentu saja Anda bisa menambah dan memperkaya pengetahuan Anda. Apalagi jika Anda membawa anak atau kerabat Anda yang masih kecil.

Berswafoto

Agenda wajib lainnya yang dapat Anda lakukan saat datang ke Candi Kalasan apalagi kalau bukan berswafoto. Hanya saja tolong perhatikan untuk berfoto dengan patut dan tidak berlebihan.

Mampir ke Situs Bersejarah di Sekitarnya

Lokasi situs Candi Kalasan sangat dekat dengan Candi Borobudur dan Candi Pawon. Anda bisa mampir juga ke dua situs tersebut saat datang ke kuil pemujaan Dewi Tara ini.

Harga Tiket Masuk Situs Candi Kalasan

Harga Tiket Masuk Candi Kalasan Terbaru
Wisatawan Domestik Rp 5.000
Wisatawan Mancanegara Rp 10.000
Biaya Parkir
Motor Rp 5.000
Mobil Rp 10.000
Bus Rp 20.000

Candi yang disebut sebagai candi Buddha tertua di Yogyakarta ini merupakan bangunan suci yang patut kita jaga bersama. Situs ini seakan mengingatkan kita yang hidup di masa kini untuk senantiasa hidup berdampingan dengan perbedaan dan keberagaman.

Apalagi harga tiket masuk ke Candi Kalasan murah meriah. Cukup lima ribu saja, namun Anda tetap bisa menikmati liburan yang berkesan. Harga tiketnya bahkan lebih murah dari segelas minuman kopi kemasan satu liter yang kini banyak dijual. Benar, kan?!